• Flickr Photos

    More Photos
  • blog-indonesia.com
  • KALIMAT RENUNGAN

    ikon4

    "Kalimat yang baik itu seperti pohon yang baik,akarnya teguh,dan cabangnya (menjulang) ke langit"

    (Ibrahim : 24)

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang dapat merumuskan prinsip-prinsip,menyegarkan jiwa,menggerakan generasi,dan mendirikan sebuah bangsa.

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang memperbaiki kesalahan,mengukuhkan keadilan,meringankan kebatilan, dan menghapus penyelewengan.

    Kalimat yang baik adalah cara kerja,keuntungan masa lalu,musik penyemangat hari ini,dan harapan yang menjanjikan di masa mendatang

    ( Sentuhan Spiritual Aidh al Qarni : Dr.’Aidh al-Qarni )
  • Kategori

  • Arsip

    • 284,117 Hits
  • Alat Penerjemah


    google translate
  • BLOGROLL

  • Pola Baru Manajemen Pendidikan Masa Depan

    Bukli-bukti empirik lemahnya pola lama manajemen pendidikan nasional dan digulirkannya otonomi daerah, telah mendorong dilakukannya penyesuaian diri dari pola lama manajemen pendidikan menuju pola baru manajemen pendidikan masa depan yang lebih bernuansa otonomi dan yang lebih demokratis. Tabel 1 berikut menunjukkan dimensi-dimensi perubahan pola manajemen, dari yang lama menuju yang baru.

    Tabel 1

    Dimensi-Dimensi perubahan Pola Manajemen Pendidikan

    Pola Lama

    Menuju

    Pola baru

    Subordinasi

    Pengambilan keputusan terpusat

    Ruang gerak kaku

    Pendekatan birokratik

    Sentralistik

    Diatur

    Overregulasi

    Mengontrol

    Mengarahkan

    Menghindari resiko

    Gunakan uang semuanya

    Individual yang cerdas

    nformasi terpribadi

    Pendelegasian

    Organisasi herarkis

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    ==> ==>

    Otonomi

    Pengambilan keputusan partisipatif

    Ruang gerak luwes

    Pendekatan professional

    Desentralistik

    Motivasi diri

    Deregulasi

    Mempengaruhi

    Memfasilitasi

    Mengelola resiko

    Gunakan uang seefisien mungkin

    Teamwork yang cerdas

    Informasi terbagi

    Pemberdayaan

    Organisasi datar

    ph03425iBerikut dijelaskan secara singkat Tabel 1. Pada Pola Lama, tugas dan fungsi sekolah lebih pada melaksanakan program dari pada mengambil inisiatif merumuskan dan melaksanakan program peningkatan mutu yang dibuat sendiri oleh sekolah. Sedang pada Pola Baru, sekolah memiliki wewenang lebih besar dalam pengelolaan lembaganya, pengambilan keputusan dilakukan secara partisipatif dan partsisipasi masyarakat makin besar, sekolah lebih luwes dalam mengelola lembaganya, pendekatan profesionalisme lebih diutamakan dari pada pendekatan birokrasi, pengelolaan sekolah lebih desentralistik, perubahan sekolah lebih didorong oleh motivasi-diri sekolah dari pada diatur dari luar sekolah, regulasi pendidikan lebih sederhana, peranan pusat bergeser dari mengontrol menjadi mempengaruhi dan dari mengarahkan ke memfasilitasi, dari menghindari resiko menjadi mengolah resiko, penggunaan uang lebih efisien karena sisa anggaran tahun ini dapat digunakan untuk anggaran tahun depan (efficiency-based budgeting), lebih mengutamakan teamwork, informasi terbagi ke semua warga sekolah, lebih mengutamakan pemberdayaan, dan struktur organisasi lebih datar sehingga lebih efisien.

    ( Sumber : Depdiknas :Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah,2002)


    About these ads

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: