• Flickr Photos

    Lebih Banyak Foto
  • blog-indonesia.com
  • KALIMAT RENUNGAN

    ikon4

    "Kalimat yang baik itu seperti pohon yang baik,akarnya teguh,dan cabangnya (menjulang) ke langit"

    (Ibrahim : 24)

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang dapat merumuskan prinsip-prinsip,menyegarkan jiwa,menggerakan generasi,dan mendirikan sebuah bangsa.

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang memperbaiki kesalahan,mengukuhkan keadilan,meringankan kebatilan, dan menghapus penyelewengan.

    Kalimat yang baik adalah cara kerja,keuntungan masa lalu,musik penyemangat hari ini,dan harapan yang menjanjikan di masa mendatang

    ( Sentuhan Spiritual Aidh al Qarni : Dr.’Aidh al-Qarni )
  • Kategori

  • Arsip

    • 337,216 Hits
  • Alat Penerjemah


    google translate
  • BLOGROLL

  • My favourite room in my house (Library)

SKS AKAN WAJIB DITERAPKAN DI SEKOLAH

IMG_0157Sekolah yang sudah masuk kategori sekolah mandiri, apalagi yang bertaraf internasional, “wajib” hukumnya menerapkan sistem kredit semester (SKS) pada kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang dimilikinya.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Kepala Bidang Kurikulum Pendidikan Menengah-Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas Herry Widyastono di acara “Principal Wisdom Update 2009: Implementasi Penerapan SKS dan Moving Class dalam KTSP” di Kampus Binus University, Jakarta, Kamis (15/10).

Mulai tingkat SMP, SMA/SMK pada jalur pendidikan formal kategori standar, serta mandiri dan bertaraf internasional, beban belajar siswa dapat dinyatakan dengan SKS. Adapun, kata Herry, penerapan SKS pada KTSP tersebut akan membuat guru dan siswa menjadi lebih mandiri dalam proses pembelajaran sehingga siswa dapat merencanakan sendiri studi yang ditempuhnya.

“Selain itu, kehidupan persekolahan pun akan menjadi lebih dinamis dan menyenangkan, tidak lagi menjadi beban bagi siswa,” ujarnya di hadapan sekitar 120 kepada sekolah negeri dan swasta dari kawasan Jabodetabek.

Siswa Malas

Menurut pengamatan Kepala Sekolah SMA 6 Tangerang J Hutabarat, siswa saat ini malas belajar. Penyebabnya, lanjut dia, siswa sudah terlalu banyak dibebani pelajaran, yaitu 16 pelajaran dalam seminggu.

“Beban itu membuat mereka malas dan banyak yang nyontek dalam membuat pekerjaan rumah,” tukas Hutabarat. “Saya berharap SKS ini bisa menjadi jalan keluarnya,” tambahnya.

Pendapat senada juga dilontarkan oleh Suryatna dari SMA 9 Tangerang. Suryatna mengatakan, sistem SKS ini akan sangat membantu para guru dalam mencapai 24 jam mengajar. Hanya saja, sejauh ini prioritas sekolah adalah mengejar persiapan Ujian Nasional (UN) sehingga kebijakan ini perlu disesuaikan, terutama dalam pengaturan waktu dan kurikulumnya.

Menanggapi hal itu, Herry mengatakan bahwa kebijakan menerapkan SKS tersebut sebetulnya sudah disiapkan dengan sebuah aturan yang tertera dalam Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005. Meskipun masih berbentuk draft, peraturan tersebut kini sudah ada di tangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan tinggal menunggu disahkan.

“Sudah beberapa kali dilakukan pembahasan dan evaluasi dari pihak Setneg, kita berharap ini cepat selesai,” ujarnya.

( Sumber : Kompas.com / 15 Oktober 2009)

4 Tanggapan

  1. SKS itu belum waktunya diterapkan di SMP,lho,dengan KTSP aja sudah bingung.

    @,Gak perlu bingung…Pak,di Indonesia semuanya bisa beres.

  2. halini perlu kajian lagi…
    apakah semua sekolah harus menerapkan ini…
    apakah semua sekolah udah siap dengan halseperti ini

    @. Benar Pak Berry,saya setuju dengan bapak.Trims.

  3. Sebaiknya pemerintah jangan terlalu cepat menerapkan kebijakan baru,sementara di lapangan KTSP saja masih perlu penjelasan dan perlu dibenahi penerapannya

    @. Saya sependapat dengan bapak.memang kita lah yang repot di lapangan.

  4. tapi jika ada sks apakah nantinya ada mata pelajaran pilihan seperti yang diterapkan pada bangku kuliah

    @. Bener,Pak.Saya juga tidak yakin jika diterapkan di SMP apa bisa efektif?Karena SMP masih terikat wajardikdas.Terima kasih Pak Bay.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: