• Flickr Photos

    Lebih Banyak Foto
  • blog-indonesia.com
  • KALIMAT RENUNGAN

    ikon4

    "Kalimat yang baik itu seperti pohon yang baik,akarnya teguh,dan cabangnya (menjulang) ke langit"

    (Ibrahim : 24)

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang dapat merumuskan prinsip-prinsip,menyegarkan jiwa,menggerakan generasi,dan mendirikan sebuah bangsa.

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang memperbaiki kesalahan,mengukuhkan keadilan,meringankan kebatilan, dan menghapus penyelewengan.

    Kalimat yang baik adalah cara kerja,keuntungan masa lalu,musik penyemangat hari ini,dan harapan yang menjanjikan di masa mendatang

    ( Sentuhan Spiritual Aidh al Qarni : Dr.’Aidh al-Qarni )
  • Kategori

  • Arsip

    • 337,216 Hits
  • Alat Penerjemah


    google translate
  • BLOGROLL

  • My favourite room in my house (Library)

Sekolah Wajib Punya Kepala Perpustakaan Sendiri

Berdasarkan isi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 25 Tahun 2008, diharapkan lima tahun setelah permendiknas itu diterbitkan, setiap sekolah harus sudah memiliki seorang kepala perpustakaan sekolah.

Permendiknas No 25/2008 mengatur standar tenaga perpustakaan. Berdasarkan Pasal 2 peraturan itu, penyelenggara sekolah/madrasah wajib menerapkan standar tenaga perpustakaan sekolah/madrasah seperti yang diatur dalam peraturan menteri tersebut selambat-lambatnya lima tahun setelah peraturan itu ditetapkan.

“Setiap sekolah harus sudah ada kepala perpustakaan, itu salah satu syaratnya. Pustakawan pun sebetulnya sudah bisa diangkat untuk posisi itu, tetapi bagi yang belum, harus ikut pendidikan dan pelatihan dulu,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional Drs H Supriyanto MSi, Senin (18/1/2010) di Jakarta.

Selain itu, kata Supriyanto, saat ini pihaknya dan Kementerian Pendidikan Nasional sedang membicarakan pembagian urusan pemerintahan terkait perpustakaan. Bahwa sesuai dengan Peratuan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007, lanjutnya, perpustakaan menjadi salah satu urusan wajib antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

“Dengan demikian, ada pendelegasian tugas dari pusat ke daerah, seperti mengenai tenaga perpustakaan, pendidikan, serta pelatihan-pelatihan,” ujarnya.

Supriyanto berharap, dengan tindak lanjut dari PP No 38/2007, diharapkan daerah juga ikut serta mengembangkan perpustakaan di daerahnya masing-masing. Saat ini, katanya, dari 500 pemerintah kabupaten yang ada, 75 persen di antaranya sudah mendirikan perpustakaan daerah sendiri.

“Kami harapkan ini bisa menjadi embrio untuk pembentukan perpustakaan di daerah-daerah lain,” ujar Supriyanto.

( Sumber : Kompas.com ,18 Januari 2010 )


4 Tanggapan

  1. Ya, Alhamdulillah…. Gedung Perpustakaan dah dibangun oleh Pemkab dan Pemprop. Tenaganya gak ada cuma ada
    Tenaga honor 300rb an……, utk SD kebanyakan buku2nya dah jadul. Gak ada cerita power rangers,naruto dll yg disuka anak. Dulu pernah ada “droping” majalah up todate tiap bulan, eeee diprotes……., “pokoknya gak ada potongan BOS, TITIK”
    Nah sekolah hrs nyediakan dana Bos sekian persen untuk Buku Perpustakaan, mau beli buku jauh, harga buku dan transportnya mahalan transportnya, ya persennya tetap dan bukunya ya TETAP gak nambah.
    Sekarang warnet dah sampai ke pelosok, agar perpustakaannya menarik ya ganti aja dgn PERPUSTAKAAN ONLINE, biar menarik minat baca anak.
    tapi ya itu……., pasti persennya nambah juga, to?
    Wah…., kalau semua dibelanjakan Kepala Sekolah dapat apa, Pak Haji.”
    Yoooo dapat pahala to yaaaa..
    Nyong bisa ngomong, alhamdulillah pernah melakukan.
    Yooooo, dicoba….
    @.Mas Pandu ,lumayan kan udah ada bangunan fisik perpustakaannya,tinggal dikembangkan,doakan aja kepseknya supaya jadi kepsek yg soleh…..he…he… Amin.

  2. wilujeng tepang pa hj, kintun salam ka ps karawang, terutami ka pa h. dede. pangalokankeun blog abdi. maklum nuju diajar, abdi nyakola ka p h dede sareng p ajat. hatur nuhun. sakantetan nyakola ka p h. indra.
    @.Alhamdulillah atuh tiasa tepang di blog simkuring,nya urang sami diajar atuh pak bambang.Sami abdi ge ngaguru ka Almukarom Pak Ajat.blog na ku abdi di link,Wilujeng ngeblog teras.Hatur Nuhun.

  3. 1. pemda kabupaten tahu itu Permendiknas No 25/2008 mengatur standar tenaga perpustakaan. Berdasarkan Pasal 2 peraturan itu, penyelenggara sekolah/madrasah wajib menerapkan standar tenaga perpustakaan dan peratuan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007, perpustakaan menjadi salah satu urusan wajib antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
    2. adakah niatan baik dari dewan atau pemerintah kab. yang memperhatian pustakawan sekolah, yang kualifikasinya DIII atau D1 paling apes jarang ada, bahkan acuh saja, tidak peduli. atau bahkan tidak dong.
    3. ada niatan sekolah untuk memajukan atau lebih berfungsinya perpustakaan, ya bentuknya menugasi guru bahasa atau guru apa sajalah untuk bertanggungjawab untuk mengelola dan kadang dibantu satu orang lulusan SMA
    4. saya jamin kalau pemerintah pusat tidak cawe-cawe ya paling-paling 10 tahun tidak akan terwujud impian anak bangsa yang ingin cerdas dengan alasan klasik pemda tidak ada anggaran untuk itu, kalau sudah begitu tamatlah

    @.Benar Bu Sri,pengalaman saya jadi asesor akreditasi sekolah,belum ada seorangpun pustakawan sekolah yang bener-bener pustakawan.Jadi kalau pemerintah serius ya harus dikirim tenaga pustakawannya.

  4. good article, bravo…
    http://mobil88.wordpress.com
    @.Thanks,have a good bussiness.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: