• Flickr Photos

    Lebih Banyak Foto
  • blog-indonesia.com
  • KALIMAT RENUNGAN

    ikon4

    "Kalimat yang baik itu seperti pohon yang baik,akarnya teguh,dan cabangnya (menjulang) ke langit"

    (Ibrahim : 24)

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang dapat merumuskan prinsip-prinsip,menyegarkan jiwa,menggerakan generasi,dan mendirikan sebuah bangsa.

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang memperbaiki kesalahan,mengukuhkan keadilan,meringankan kebatilan, dan menghapus penyelewengan.

    Kalimat yang baik adalah cara kerja,keuntungan masa lalu,musik penyemangat hari ini,dan harapan yang menjanjikan di masa mendatang

    ( Sentuhan Spiritual Aidh al Qarni : Dr.’Aidh al-Qarni )
  • Kategori

  • Arsip

    • 337,216 Hits
  • Alat Penerjemah


    google translate
  • BLOGROLL

  • My favourite room in my house (Library)

Mendiknas Tetapkan 4 Prioritas Pendidikan 2011

JAKARTA – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh menyatakan bahwa kementrian yang dipimpinnya telah menempatkan empat prioritas sektor pendidikan 2011. Empat prioritas itu adalah urusan pendidikan dasar, pendidikan vokasi (kejuruan) dan politeknik, percepatan doktor, serta pendidikan anak usia dini (PAUD).

Menurut Mendiknas, termasuk dalam penempatan pendidikan dasar sebagai prioritas utama pada adalah urusan perbukuan dan lembar kerja siswa (LKS). “Kita harapkan lunas pada 2011,” katanya usai menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-65 Republik Indonesia, di halaman Kantor Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, Selasa (17/8).

Tentang pendidikan vokasi dan politeknik, kata Mendiknas menjelaskan, diprioritaskan untuk dapat menjawab persoalan ketenagakerjaan. “Kita siapkan tenaga-tenaga kerla yang punya keterampilan dan keahlian,” ujarnya.

Lebih lanjut Mendiknas juga menjelaskan soal percepatan kualifikasi doktor di perguruan tinggi yang juga menjadi prioritas. Mendiknas menyebutkan, dari 270 ribu dosen terdapat 23 ribu dosen (8 persen) yang menyandang gelar doktor (S3). Ditargetkan, sampai dengan tahun 2014-2015 jumlah doktor dapat ditingkatkan menjadi 20 persen atau mencapai 30 ribu. “Setiap tahun harus ada tambahan doktor baru di perguruan tinggi sekitar 5-6 ribu,” katanya.

Adapun soal adalah PAUD yang juga diprioritaskan, Mendiknas menyebutkan bahwa saat ini angka partisipasi kasar (APK) PAUD secara nasional mencapai 54 persen. Di daerah tertentu, angkanya ada yang mencapai 70 persen. “Oleh karena itu, mulai tahun 2011 PAUD juga kita genjot. Sesegera mungkin bisa kita antarkan mereka masuk sekolah dengan baik,” ujarnya.

Sementara di dalam sambutan saat menjadi inspektur upacara, Mendiknas juga menyampaikan dua agenda utama yang harus segera diselesaikan. Pertama, implementasi pendidikan karakter yang terintegrasi secara utuh dan menyeluruh di seluruh jenjang pendidikan. Kedua, pemenuhan standar pelayanan minimum (SPM) terutama untuk pendidikan dasar, termasuk pemerataan dan aksesibilitas.

Pada upacara peringatan Kemerdekaan RI kali ini juga dirangkai dengan pemberian anugerah Satya Lancana Karya Satya bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kemdiknas yang telah memberikan darma baktinya selama 10, 20, dan 30 tahun. Hadir pada upacara itu antara lain Wakil Menteri Pendidikan Fasli Jalal, para pejabat eselon I-IV Kemdiknas. (Cha/jpnn)


(Sumber : JPNN.com, 17 Agustus 2010 )

4 Tanggapan

  1. Ass.wr.Wb
    Pa menteri, tolong diperhatikan aja mengenai sarana pendukung, seperti ruang kelas masih kurang dan pada jelek, apalaggi kalau saya baca tetntang Permendiknas Nomor 15 tahun 2010, tentang SPM . saya Guru SDN Tegalgede 02 Kec. Pakenjeng Kabupaten Garut, sekitar 65 Km dari ibu kota Kabupaten ke arah selatan…

  2. Pak Menteri, pendidikan vokasi baik , tetapi tolong perhatikan sekolah-sekolah kejuruan di kota kecil….bantu kami untuk menggandeng industri yang bonafid untuk tempat prakerin anak-anak kami, bantu kami mewujudkan SMK Berbasis Industri …

  3. Pak Menteri, jangan lupakan guru -guru dikdas dan dikmen. Tingkatkan juga kualitasnya dengan pelatihan-pelatihan. Kalau ada kirim modul-modul ke sekolah, terutama di pedalaman yang jauh dari informasi lewat internet. Terima kasih.

  4. Jumlah doktor di target bagus….namun sisi kualitas akan selalu berbanding terbalik dengan kualitas kalau diserahkan sepenuhnya ke PT penyelenggara.
    Alangkah lebih bijaknya pemerintah kalau membuka selebar lebarnya beasiswa program doktor untuk guru dan pengawas….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: