• Flickr Photos

    Lebih Banyak Foto
  • blog-indonesia.com
  • KALIMAT RENUNGAN

    ikon4

    "Kalimat yang baik itu seperti pohon yang baik,akarnya teguh,dan cabangnya (menjulang) ke langit"

    (Ibrahim : 24)

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang dapat merumuskan prinsip-prinsip,menyegarkan jiwa,menggerakan generasi,dan mendirikan sebuah bangsa.

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang memperbaiki kesalahan,mengukuhkan keadilan,meringankan kebatilan, dan menghapus penyelewengan.

    Kalimat yang baik adalah cara kerja,keuntungan masa lalu,musik penyemangat hari ini,dan harapan yang menjanjikan di masa mendatang

    ( Sentuhan Spiritual Aidh al Qarni : Dr.’Aidh al-Qarni )
  • Kategori

  • Arsip

    • 341,556 Hits
  • Alat Penerjemah


    google translate
  • BLOGROLL

  • My favourite room in my house (Library)

Mendiknas: Tak Ada Alasan Tarik Dana dari Wali Murid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pendidikan Mohammad Nuh menyatakan tak pantas sekolah menarik dana besar untuk pengayaan. Hal ini karena sebenarnya sekolah bisa menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah sebagai sumber dana pengayaan menjelang Ujian Nasional dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. “Tidak ada alasan tarik dana dari wali murid dalam jumlah besar,” ungkap Mohammad Nuh kepada Republika, Kamis (17/2).

Baginya ia mengerti jika sekolah berusaha melakukan pengayaan untuk memastikan siswa mampu mengerjakan soal Ujian Nasional. Oleh karena itu dalam proses pengayaan pasti butuh dana. Sehingga sebenarnya sekolah bisa saja menarik dana, selama itu tidak memberatkan. “Itu bisa dipahami lah, selama tidak memberatkan dan sudah ada kesepakatan,” ungkapnya.

Akan tetapi jika menarik dalam jumlah besar apalagi sampai diwajibkan, itu yang menurutnya tak pantas dilakukan.
Seperti diberitakan sebelumnya, orang tua siswa SMP Negeri di Cirebon sempat mengeluh karena ia diharuskan membayar biaya pengayaan hingga mencapai Rp 650 ribu rupiah.

Adapun rinciannya, yakni untuk membayar honor guru selama pelaksanaan pengayaan sebesar Rp 300.000. Sedangkan, lamanya pengayaan yang diselenggarakan pihak sekolah adalah lima bulan. Selain itu, biaya pengayaan juga digunakan untuk membayar latihan ujian nasional dan evaluasi senilai Rp 150 ribu, serta membayar buku untuk empat mata pelajaran sebesar Rp 50 ribu Ditambah lagi, pembelian map ijazah dan piagam agama yang mencapai Rp 35.000, laporan hasil ujian sebesar Rp 50.000, album senilai Rp 50.000, biaya penulisan ijazah sebesar Rp 20 ribu dan foto senilai Rp 25 ribu

Sementara itu, tak hanya tingkat SMP, kegiatan pengayaan menjelang UN juga harus diikuti para siswa yang kini duduk di bangku kelas tiga SMA. Seperti halnya SMP, para siswa SMA juga diharuskan membayar biaya pengayaan hingga lebih dari Rp 300 ribu.


Republika.co.id, 17 Februari 2011

Iklan

2 Tanggapan

  1. setuju2… bagus artikelnya. salam kenal dari http://budiharso.wordpress.com
    @. Salam,tukeran link ya,mas.

  2. miris kl melihat kenyataan di lapangan.. sy guru di sekolah negeri melihat sndiri kenyataan yg sebaliknya. hik2.. kasihan pak menteri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: