• Flickr Photos

    Lebih Banyak Foto
  • blog-indonesia.com
  • KALIMAT RENUNGAN

    ikon4

    "Kalimat yang baik itu seperti pohon yang baik,akarnya teguh,dan cabangnya (menjulang) ke langit"

    (Ibrahim : 24)

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang dapat merumuskan prinsip-prinsip,menyegarkan jiwa,menggerakan generasi,dan mendirikan sebuah bangsa.

    Kalimat yang baik adalah kalimat yang memperbaiki kesalahan,mengukuhkan keadilan,meringankan kebatilan, dan menghapus penyelewengan.

    Kalimat yang baik adalah cara kerja,keuntungan masa lalu,musik penyemangat hari ini,dan harapan yang menjanjikan di masa mendatang

    ( Sentuhan Spiritual Aidh al Qarni : Dr.’Aidh al-Qarni )
  • Kategori

  • Arsip

    • 338,515 Hits
  • Alat Penerjemah


    google translate
  • BLOGROLL

  • My favourite room in my house (Library)

SEBUAH CATATAN DARI SEMINAR APSI JAWA BARAT

Drs.H.Udan Supriadi,M.Pd,Ketua APSI Kab.Karawang

Drs.H.Udan Supriadi,M.Pd,Ketua APSI Kab.Karawang

Pada kolom forum blog ini digambarkan bahwa nasib Pengawas sekolah dimana-mana nampaknya menempati posisi yang “kurang menguntungkan”. Sebut saja beberapa anekdot semisal : “pengawas masih termarjinalkan dari sistim pendidikan.”, “:Pengawas sekolah ibarat tanaman yang hidup enggan mati pun tak mau.Pengawas sekolah diabaikan,dilirik sebelah mata ,tak berdaya dan tak diberdayakan,tersingkirkan dan tak dipikirkan” . Apakah benar kondisi pengawas seperti itu ? Kalau jawaban saya : “Ah,enggak.Itu kan dulu ? “

Barangkali perlu kita syukuri,bahwa setelah perjuangan PGRI menggoalkan sertifikasi guru,yang mengimbas kepada lahirnya “sertifikasi pengawas” (sekalipun masih mengekor kepada sertifikasi guru),nasib para pengawas tentu saja lebih baik seiring dengan banyaknya pengawas yang tersertifikasi.Dan satu hal yang harus dicatat bahwa keikutsertaan pengawas pada sertifikasi Guru tidak lepas dari perjuangan rekan-rekan kita di APSI,yang mendorong pemerintah agar pengawas lebih dulu di sertifikasi sebelum guru,sehingga lahirlah PP no 74 tahun 2008 yang menyatakan bahwa sertifikat pendidik melekat pada guru yang diangkat jadi pengawas sekolah.

Selain itu,ternyata perhatian pemerintahpun melek terhadap pengawas dengan banyaknya pelatihan-pelatihan untuk pengawas,adanya permenpan No 21 tahun 2010 tentang jabatan fungsional pengawas dan angka kreditnya.

Pada Seminar APSI Jawa Barat yang diselenggarakan pada Sabtu,28 Januari 2012 di Bandung yang menghadirkan Prof.DR Nana Sujana dan DR.Abi Sujak sebagai nara sumber;ada beberapa poin penting yang yang harus dicermati dan didorong oleh seluruh anggota APSI,bukan saja oleh APSI Jawa Barat,tapi oleh seluruh anggota APSI di tanah air.Beberapa catatan Penting tersebut adalah :

1.APSI harus mengusulkan kepada Mendikbud agar status pengawas ditarik

   menjadi pegawai pusat yang berkantor di LPMP (kab./kota masing-masing)

2.Jika masih berkedudukan di kabupaten/kota masing-masing,pengawas harus

   memiliki program pembinaan yang jelas yang bisa dipertanggungjawabkan

   agar mendapat digit anggaran operasional dari Pemda.

3. APSI harus mengawal rekruitmen calon pengawas di daerah masing-masing

    agar rekruitmen pengawas harus melalui seleksi berdasarkan aturan yang ada

    sehingga tidak ada lagi calon/pengawas yang tidak layak

4. Pemerintah harus mengupayakan “Sertifikasi Pengawas”

                Bagaimanapun bahwa wacana diatas merupakan sebuah rekomendasi yang amat positif agar nasib pengawas menjadi lebih baik,lebih mandiri,lebih profesional,dan lebih bermanfaat dan bermartabat.Jangan ada lagi pengawas yang merasa termarjinalkan,merasa tidak berdaya.Ayo berdayakan diri kita,tugas kita dilapangan banyak,

                Selamat Bekerja,Selamat Berjuang, Pengawas Pasti Bisa  !  

12 Tanggapan

  1. (Srimuliani Handoyokusumo; Lolos PNS Guru di lingkungan Kemenag Berau)

    Berawal dari keinginan kuat untuk mengikuti test tertulis CPNS yang dilaksanakan oleh PEMDA Berau dimana saya tinggal, saya pun ikut berpartisipasi mengkutinya. Namun sebenarnya bukan sekedar hanya berpartisipasi tapi terlebih saya memang berkeinginan untuk menjadi seorang PNS. Waktu pun terus berjalan, karena tertanggal 5 Desember 2013 yang lalu saya pun mengikuti Test CPNS yang diselenggarakan oleh PEMDA Berau dengan harapan yang maksimal yaitu menjadi seorang PNS. Kini tanggal 18 Desember 2013, pengumuman test kelulusan tertulis itu diumumkan. Dengan sedikit rasa was-was dan bercampur tidak karuan menyelimuti pikiranku. Rasa pesimisku memang timbul, karena pengumuman yang di informasikan adalah tertanggal 11 Desember 2013 namun di undur tanggal 18 Desember 2013. Dengan mengucapkan BISMILLAH, aku pun masuk ke halaman kantor BKD untuk melihat hasil pengumuman test tertulis CPNS. Dan Syukur Alhamdulillah saya pun LULUS diurutan ke 3 dari 1 formasi yang aku ikuti di Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Dan berikut peringkat screen shoot yang saya jepret menggunakan Ponsel kesayangku.

    Puji Syukur tak henti-hentinya aku panjatkan ke Hadirat Allah SWT, atas rezeki yang diberikan kepadaku. Semua hasil ini saya ucapkan terimakasih kepada :

    1. ALLAH SWT; karena KepadaNya kita mengemis dan memohon.

    2. Suami dan Anak [DikMa]; Dukungan Do’anya sangat berharga dalam pencapaian saat ini.

    3. Orang Tua, Saudara-saudaraku; Tetap mensupport aku selama 3 bulan terakhir ini, terimakasih Mama, terima kasih Kakak Perempuan ku, terima kasih Kakak Laki-laki ku tak terlepas juga buat teman-temanku terimakasih semuanya.

    4. Terimakasih untuk khususnya Bpk.IR.AGUS SUTIADI M.SI beliau selaku petinggi BKN PUSAT,dan dialah membantu kelulusan saya selama ini,alhamdulillah SK saya tahun ini bisa keluar.anda ingin LULUS seperti saya silahkan anda hubungi nomor bpk IR.AGUS SUTIADI M.SI,0852-3687-2555.

  2. sangat mendukung sekali dan semoga para pengawas juga mendapatkan hal positif dari adanya seminar tersebut

  3. Alhamdulillah semoga hasil seminar ini memberi motivasi bagi bagi pengawas untuk lebih semangat dalam melaksanakan kinerjanya,semangat pengawas sekolah/ madrasahvgvvvv

  4. APSI saat ini masih kurang dirasakan keberadaannya oleh pengawas yang ada di desa-desa. Kiranya para pengurus perlu berupaya untuk itu agar APSI menjadi milik pemiliknya.

  5. beberapa daerah ada yang menggunakan tangan besi raja kecil di daerah(bupati/walikota) terhadap batas usia pensiun pengawas.(walau daerah kami tidak) bagaimana dengan daerah anda?
    @.Masih 60 tahun ,Pak.

  6. mohon sharing pak, apakah pengawas sekolah memiliki legalitas stempel atau cap ? kalau memang dibolehkan adakah aturan yang mendukung hal tersebut. terima kasih
    @.Sampai sejauh ini belum,pak Ada juga “cap”MKPS yang khusus buat proyek Bermutu Pengawas.

  7. jika 4 rekomendasi tersebut jadi kenyataan, pasti dunia pendidikan Indonesia 4 langkah lebih maju…

  8. Apapun nama dan perannya… kualitas dan kinerja tetap akan menjadi rujukan… sukses selalu

  9. Dengan adanya sertifikasi ini, sudah semestinya para pengawas menata dan meningkatkan kinerja mereka….

  10. setuju pengawas segera disentralisasi, fungsi dan wewenang pengawas lebih dipertajam dalam konteks mengawasi bukan pada supervisi……….

  11. Alkhamdulillah saya sebagai anggota APSI Kab. Karanganyar, Jawa Tengah, mengucapkan selamat kepada APSI Jawa Barat yang telah malaksanakan seminar dan manghasilkan berapa point yang kami anggap penting, Semoga dapat segera terealisasi dan pada gilirannya peningkatan mutu pendidikan,

  12. Semoga saja hasil seminar ini bisa ditindaklanjuti dan dapat segera direalisasikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: